Potensi Warga Giliyang Sebagai Pengerajin Aksesoris

Judul Artikel : Hasil karya ibu – ibu Giliyang

 

Di Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur Berbagai macam aksesoris yang diproduksi oleh ibu-ibu Pulau Giliyang, ternyata sudah di pasarkan di Bali dan Yokyakarta.

Mereka terlihat sudah lincah dan senang menekuni pesanan aksesoris, seperti kalung manik-manik, berbagai macam gelang tangan, kalung hingga cincin. Para pengrajin tersebut sudah menjalankan bisnis pembuatan aksesoris sejak tahun 1992.

“Bulan ini saja, sudah ada pesanan aksesoris 35 ribu kodi,” kata Nikmah (33), warga Dusun Bancamara Barat, Desa Bancamara (Pulau Gilyang), Kecamatan Dungkek, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, Selasa (21/10/2014).

Menurut dia, mayoritas ibu-ibu di Desa Bancamara menjadi tenaga pengrajin pembuatan aksesoris. “Hampir semua ibu-ibu disini menjadi pengrajin aksesoris. Kalau kaum lelakinya memang mayoritas nelayan,” terangnya.

Untuk pemasaran sudah tidak ada masalah. Sebab, sudah ada perusahaan aksesoris yang menampung. Termasuk bahan-bahan aksesoris juga dikirim dari perusahaan itu. “Jadi, tenaga pengrajinnya orang sini, untuk pemasaran dan bahannya sudah ada perusahaan, baik di Yokyakarta maupun di Bali,” urainya.

Ia menjelaskan, bahan dasarnya, baik dari kulit atau manik-manik dan bentuk aksesoris yang dibutuhkan pasar sudah ditentukan oleh pihak perusahaan. Sehingga, para ibu-ibu tinggal bekerja.

“Upah bagi pengrajin memang bervariatif, tergantung pada tingkat kesulitan aksesorisnya. Kalau yang mudah dikerjakan, upahnya kisaran seribu rupiah per satu aksesoris. Kalau sehari bisa menghasilkan 100-200 aksesoris per orang,” katanya.

“Permintaan terus meningkat, sehingga saya juga membuka peluangkerja ini di wilayah daratan, semisal di Dungkek, Batang-Batang, Batuputih serta daerah terdekat,” tandas Nikmah, pengepul aksesoris Pulau Giliyang, Dungkek, Sumenep.(htn)

Sumber : http://portalmadura.com

(Visited 81 times, 1 visits today)

Your email address will not be published. Required fields are marked *