Bebek Cetar Membahana khas Ole – Olang

Judul Artikel : Bebek Khas Ole – Olang  Bebas Kolesterol

 

 

Penasaran Kan Dengan Bebek Khas Ole- Olang Tenang Bagi penikmat kuliner pedas tidak ada salahnya anda bersama keluarga dan teman-teman terdekatnya datang ke Rumah Makan Ole-Olang, di jalan Raya Ketengan, Burneh, Bangkalan, Madura, Jawa Timur.

Kurang lebih 2 KM dari jembatan Suramadu ke arah Kota Bangkalan, dengan menyajikan menu special Bebek Cetar Membahana.

Bebek Cetar Membahana ini, lain dari pada menu bebek yang lain, baik itu bumbu masakan yang disajikan serta cara penghidangannya. Untuk menu sendiri tersedia sampai tiga level, mulai dari level 1 (Pedas biasa) Level 2 (Pedas sedang) dan level 3 (Super Pedas).

“Para penikmat bebek tidak ada salahnya incip-incip menu Bebek Cetar Membahan ini dijamin akan cetar alias keluar keringat. Belum lagi ditambah dengan dua bumbu yakni sambel pencit dan sambel ole-olang yang disediakan khusus dalam olahan, dijamin akan semakin ketagihan dan nambah nafsu makan,” kata pengelola Rumah Makan Ole Olang, Lela,
dengan didampingi suami tercintanya, Minggu (17/11/2013).

Menu olahan Bebek Cetar Membahana dijelaskan Lela, berawal dari ide ketika dirinya masak di rumah dengan memadukan rempah-rempah serta cabe rawit, yang dimaksudkan untuk memperkenalkan kuliner Madura dengan syarat rempah-rempah hasil bumi sendiri.

“Menu ini setelah di racek dengan bumbu racikan khas Ole Olang, bebas dari kolesterol dan tidak menyebabkan sakit perut (mules) karena sudah dinetralisir oleh rampah-rempah itu, biasanya kalau kepedesan langsung perut mules kalau Bebek Cetar Membahana ini di jamin tidak akan sakit perut,” ujarnya.

Menu bebek cetar membahana tersebut lebih menitik beratkan pada jumlah cabai. Bila yang dipilih rasa sangat pedas, tentu jumlah cabai yang akan diolah jadi bumbu lebih banyak. Sementara untuk bumbu yang lain, terdisi dari bawang putih, merah, kunir, jahe dan lengkuas

”Rumah Makan Ole Olang juga memberi garansi bagi para penikmat semua macam menu yang disediakan, cukup menyatakan tidak enak setelah mencicipi, maka pembeli dijamin tidak usah bayar alias uang kembali,” ujarnya. (atc/htn).

Sumber : http://portalmadura.com

(Visited 282 times, 1 visits today)

Your email address will not be published. Required fields are marked *