Nikmat nya Senjata Kuliner Di Bangkalan Madura

Pernakah Anda Merasakan Kuliner Bangkalan ??

Nah sekali – kali kita weekend Bersama Keluarga  mampir ke kota bangkalan Dan betapa dahsyat nya Berwisata kuliner di kota bangkalan

Tepat nya di Jembatan Suramadu adalah jembatan terpanjang di Asia Tenggara dan merupakan jembatan kebanggaan Nasional yang kokoh dengan titik berat pada masyarakat Jawa Timur sebagai tuan rumah dengan keunikan budayanya. Selain itu, jembatan ini menjadi landmark juga ikon nasional provinsi Jawa Timur yang senantiasa terus membangun negeri.

Kota Bangkalan merupakan pintu masuk dari jembatan di sisi madura. Jadi, bagi Anda yang berkunjung atau sekedar ingin melancong ke jembatan suramadu atau Pulau Madura, jangan lupa untuk menyempatkan diri Anda berbelanja segala macam oleh–oleh dan kuliner khas Madura.

Sebagai seorang bidan yang gemar menulis tentang daerah asal, yakni Madura, tentunya saya mengetahui apa saja makanan khas dari Madura. Masyarakat luas mungkin hanya mengenal sate dan soto madura sebagai makanan khas Madura, tapi sebenarnya masih banyak lagi makanan khas dari daerah ini yang belum diketahui. Salah satunya adalah nasi serpang.

Makanan ini diracik berdasarkan resep masakan para leluhur warga Bangkalan Madura. Nasi Serpang merupakan masakan paduan dari bahan makanan segala penjuru. Maksudnya dari penjuru daratan, pantai sampai dengan lautan. Dari ikan laut sampai daging hewan daratan. Bahan makanan yang dimaksud, antara lain:

•    Nasi
•    Pepes ikan tongkol
•    Kerang dimasak sambal goreng
•    Soun bumbu kecap
•    Telor asin masir
•    Sambal terasi
•    Kerupuk rambak bumbu rujak
•    Dendeng daging sapi madura
•    Kripik paru
•    Rempeyek ikan teri dan kacang

Bagaimana? Lauknya colour full kan? Inilah Kekhasan Nasi Serpang. Satu lagi kekhasan Nasi Serpang, yaitu nyaris tak ada sayur yang nongol di belantara lauk pauknya. Hal ini juga akan Anda jumpai hampir di setiap masakan made in Madura, seperti sate madura, soto madura, dan juga Topa Ladha (Makanan yang dibuat dari topa atau lontong yang sudah jadi kemudian di potong-potong menjadi bagian yang lebih kecil. Setelah itu topa ditambah oleh patheh (kelapa urut) dan diberi sambhel (sambhel dalam bahasa madura adalah bumbu khas untuk sebuah makanan).

 

Sumber http://news.liputan6.com

(Visited 133 times, 1 visits today)

Your email address will not be published. Required fields are marked *